Koil Racing Atau CDI Racing. Pilih mana?

     Tergelitik melihat pertanyaan di rubrik bengkel MOTOR Plus cetak edisi 675.  Salah satu pertanyaannya pilih CDI Racing atau koil racing? Keduanya sama-sama part pengapian. Harga di pasaran juga mirip-mirip. Bikin bingung memilihnya.

Koil racing promosi dari produsennya mampu memercikan bunga api busi supaya lebih besar atau kuat. Sedangkan CDI racing menentukan derajat pengapian yang pas agar didapat pembakaran yang maksimal. Keduanya dibuat sama-sama untuk menghasilkan pembakaran yang tuntas dan sempurna.

Tim MOTOR Plus pernah melakukan pengujian keduanya di motor harian. Dicoba di Honda Supra atau Yamaha Vega. Koil racing hanya mampu meningkatkan power 0,02 sampai 0,03 HP (Horse Power).

Di motor yang sama, juga dilakukan pengujian CDI Racing. Mampu meningkatkan power 0,3 sampai 0,5 dk. Setara dengan penggantian knalpot racing.

Dari hasil tes tersebut, bisa disimpulkan kalau koil racing hanya mampu meningkatkan power yang kecil sekali. Hanya 1/10 dari CDI Racing. Artinya, CDI racing 10 kali lipat lebih besar dari koil racing.

Pengujian meggunakan dinotes merek Dynojet 250i buatan Amerika. Tiap-taip motor juga punya karakter angka yang berbeda. Namun tetap saja, CDI racing menghasilkan power yang lebih besar 10 kali lipat dibanding koil racing.

Perihal aongmotorplus
Saya reporter di media motor, tepatnya MOTOR Plus dari Kompas Gramedia Group

12 Responses to Koil Racing Atau CDI Racing. Pilih mana?

  1. imam mengatakan:

    bro motor ane supra 125 sdh mapek cdi BRT rencana mau ganti karbu cocok ndak?
    klo cocok karburator apa yang pas di pasang di motor ane, bro
    trimakasi

  2. aongmotorplus mengatakan:

    Kalau dipakai harian enak pakai karbu standar. Lebih efisien dan awet. Tapi, kalau mau pakai karbu lain bisa pakai Mikuni 24. Kalo mau yang murang PE 28 Thailand. Terima kasih

  3. mochyuga mengatakan:

    bro aong, di suatu forum online saya sempat baca tentang tips mengganti kabel CDI menuju koil menggunakan kabel yg lebih besar, apakah bro aong bersama tim motor plus sempat melakukan tes tentang hal tsb? seberapa besar sih pengaruhnya? trims

  4. mohon masukanx mas bro.
    motor ane skg adalah yamaha xeon, klo seandaix part2 xeon yg di ganti itu per cvt 1500RPM, roller 9grm, busi racing yg jarumx ada 3, ganti koil, menurut mas bro gmn?

  5. joe mengatakan:

    saya pengalaman pake BRT powermax hyper….saya aplikasikan sama koil kawahara….dan berujung korslet saat rpm di atas 1000…

  6. ade mengatakan:

    kalau pakai koil dan CDI racing ada efek nya ga ?
    sebelum nya saya di motor smash pakai koil Blue thunder dan CDI BRT
    saya mau coba di Skydrive, kira2 pengaruh nya apa ya, terima kasih

  7. Irwan mengatakan:

    Aku punya motor jupiter z yng burung hantu,,,, kecepatan larinya kurang sekali,, gimana caranya agar kecepatannya kencang,,

  8. alifmadani mengatakan:

    misi ane mw tanya , sebelum ane beli cdi …
    kira2 yg pas bwt smash 110R apa y ?
    trus ada pengaruh negatif kgk , soalny mtr ane busi a TDR balistic ama pke knalpot NOB1 …
    kudu beli koilny jga kgk ?
    thx mohon infonya …

  9. jalsu mengatakan:

    um mau tanya motor gw matic vario 125 techno PGM fi klo mau ganti CDi racing bagus nya merek apa?
    ditunggu balesan nya🙂
    makasih um

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: