Narsis Boleh Dong! Proses Bikin Buku Korek Skubek

Hahaha… kaget juga ditag foto di profil Facebook saya. Dikirimi Ferrey Dellon, mantan mekanik Kymco Bintaro. Ini foto saya ketika mengorek atau porting head Yamaha Mio.

Ketika itu dilakukan di markas BRT (Bintang Racing Team). Sebelum dilakukan pengukuran dengan flowbench, lubang isap dan buang dikorek lebih dulu. Untuk Yamaha Mio bore up s/d 150 cc optimum lubang isap 112 cfm dengan klep isap 29 mm.

Motor-motor korekan saya pernah dipakai Rey Ratukore, Heru Susanto, Andry Dry dan Dendi Bre. Beberapa piala berhasil di kumpulkan dari ajang matic race atau kelas matic 150 cc suporting race di MotoPrix.

Banyak yang  bertanya kenapa saya bikin motor balap? Modalnya Yamaha Mio buat antar anak sekolah disulap jadi motor racing.  Dibalik itu saya riset untuk bikin buku korek skubek. Saya benar-benar menyelami sebagai mekanik balap. Agar data-data yang didapat bukan katanya.

Saya punya bekal sarjana teknik mesin didukung konsultasi dengan Tomy Huang, bos BRT. Sekaligus pinjam dinotes dan flowbench untuk pengukuran yang akurat. Banyak masukan dari Mariasan Kocek (JP Racing Kawahara), Imam Santoso (mekanik Conection Titan), Suri Em Push, Akiang, Adlan Songa dan Ibnu Sambodo.

Berkat orang-orang itu saya seperti belajar cepat. Alhamdulillah motor korekan saya sanggup bersaing dengan hasil mekanik papan atas. Terima kasih ilmunya brother. Membuat motor korekan selalu berada di rombongan depan.

Hasilnya sebuah buku yang sudah beredar sejak beberapa tahun lalu. Buku ini dibuat bukan berdasar kira-kira atau katanya. Selalu mengikuti teori buku Four Stroke Performance Tuning karya Graham Bell dan buku-buku luar lainnya. Juga dilakukan pengukuran dan pengujian di laboratorium dan lapangan.

Ini cover bukunya,  gambarnya Yamaha Mio hasil korekan saya ketika digeber Dendi Bre di MotoPrix Seri 1 tahun 2010 di Kemayoran. Difoto sedang posisi nomor 1 kelas bore up 150 cc.   Alhamdulillah laku, banyak yang melacak buku ini.

Perihal aongmotorplus
Saya reporter di media motor, tepatnya MOTOR Plus dari Kompas Gramedia Group

11 Responses to Narsis Boleh Dong! Proses Bikin Buku Korek Skubek

  1. artbar mengatakan:

    ane sudah baca bang…bukunya bagus banget ko….

  2. miftahurrohman mengatakan:

    Ini teh fotonya Bang Aong?wahh hebat yy jago ngorek juga..

  3. David mengatakan:

    permisi bro Aong..dmn bisa dapatin buku itu lg?copy an-nya jg boleh T_T

  4. Andika Sulis Pratama mengatakan:

    cara mendapatkan buku ini ,,, dimana yahh ,,, susah melacak’a ….

  5. rahmat riyadi mengatakan:

    klo ada mah, ane pgen yg buku korek 4tak di terbitin lagy/ga di revisi ulang,

  6. qmong mengatakan:

    ane pengen bukunya

  7. saipul mengatakan:

    bang la di pekalongan kok ngak ada..

  8. mulyono mengatakan:

    gmn cara dapetin buku ini bang? Sy pengin bgt pny buku ini

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: