Happy Birthday MOTOR Plus

Tak terasa sudah 13 tahun usia MOTOR Plus. Dan hampir 13 tahun juga saya bekerja di tabloid motor pertama di Indonesia.
Pertama gabung di M+ mulai edisi 32 di bulan September 1999. Sebelum gabung saya mahasiswa Teknik Mesin.
Membaca M+ adalah solusi murah karena gak mampu berlangganan tabloid Otomotif yg tiada lain kakak kandung M+.
Terus terang saja karena gak mampu langganan Otomotif, sebelum baca M+ sy beli eceran rutin koran Media Indonesia. Karena di dalamnya ada sisipin Otomotif yg terbit setiap Selasa.
M+ muncul di momen yg tepat, reformasi dan krisis ekonomi Indonesia membuat semua orang berhemat.
Termasuk ketika membeli tabloid juga yg murah. Apalagi isi M+ yg menampilkan tips dan trik modif murah. Membuat orang Indonesia yg sedang dilanda krismon berduyun-duyun membeli M+.
Itu yg menjadikan M+ seperti bayi prematur. Baru 5 kali terbit sudah BEP dan untung. Sekaligus jadi anak emas Gramedia.
Begitu sy masuk M+ kepingin menjembatani antara kepentingan pembaca dan ATPM motor terwujud. Pendekatam ke ATPM coba dilakukan agar pembaca mendapatkan edukasi yg benar soal penggunaan dan perawatan motor.
Terus terang saja yg welcome terhadap wartawan ketika itu Suzuki dan Yamaha. Itu yg membuat Yamaha bisa menyodok penjualan motor di Indonesia. Menjadikan setiap karyawan Yamaha sebagai marketing untuk bicara produknya.
Ketika itu mau menulis tentang Honda susahnya bukan main. Karena pihak pabrikan susah dikonfirmasi. Padahal kalau M+ menulis Honda respon pembaca sangat antusias.
Sy masih ingat ketika M+ menampilkan coverline Honda Sonic, tercatat angka penjualan M+ meningkat drastis.
Honda boleh sombong saat itu, karena mereka grup Astra. Jualan apapun pasti laku. Tanpa diworo-woro media, jaringan mereka sudah luas. Ketika itu jangankan dikasih masukan oleh media, ditulis saja susahnya minta ampun.
Sebagai media profesional, sedikit-sedikit coba merayu mereka. Ketika itu Niko yg masuk M+ dijadikan kelinci percobaan untuk menembus Honda. Coba membuat profil Ibu Nani sebagai seorang Instruktur cewek satu-satunya. Beliau bekerja di Honda Wahana, main dealer Jakarta-Tangerang.
Sambutan orang Honda mulai terbuka. Apalagi begitu panjualan Yamaha mulai menyodok penjualan motor dgn ilmu komunikasi mereka terhadap media.
Itu yg membuka mata semua ATPM di Indonesia termasuk Honda dan Kawasaki. Akhirnya Honda dan Kawasaki mulai membuka diri. Honda bahkan lebih profesional dan cepat tanggap kasih pelayanan terhadap media.
Apalagi sejak generasi Johanes Loman memimpin Honda. Jajarannya lebih mendekatkan diri terhadap media. Dgn izin tuhan, penjualan Honda pun menanjak dengan pasti. Tentu berkat strategi pasar mereka juga. Salah satunya melengkapi varian Honda. Sehingga masuk showroom Honda seperti masuk swalayan. Apapun ada.
Honda kembali bangkit dan berhasil merebut pasar matic sejak Scoopy yg berdesain klasik muncul.
Pasar matic Yamaha direbut Honda. Padahal M+ pernah tanya ke salah satu petinggi Yamaha, kenapa tidak jualan Fino yg di Thailand lebih dulu muncul. Petinggi Yamaha itu bilang bahwa bukan zamannya lagi main klasik.
Hehehehe begitu pasar matic diambil alih oleh Honda, Yamaha baru kasak-kusuk meluncukan Fino yg berdesain klasik.
Padahal Yamaha sering bikin kontes Cuztomatic sejak 2004. Di dalamnya sampe dibuka kelas matic klasik karena pesertanya membludak. Itu petanda sebagai titik awal motor matic klasik tumbuh di Indonesia. Andai saja dijadikan input produk, mungkin Yamaha masih rajanya matic.
Walah jadi ngomongin pabrikan. Sebenarnya mau ngomong juga kenapa Suzuki jadi nomer 3 di Indonesia. Tapi, panjang-lebar. Apalagi udah dini hari menjelang tidur begini. Kembali lagi ke ultah M+, di usia yg ke-13, kontennya tentu sudah punya nilai edukasi. Hubungan dgn pabrikan motor semua harmonis. Aspirasi dan keluhan pembaca mudah disampaikan ke pihak ATPM. Komunikasinya sudah dua arah. Wahhh… ngantuk dan sakit jempol tangannya tekan tut dari BB. Kapan2 dilanjut.

Perihal aongmotorplus
Saya reporter di media motor, tepatnya MOTOR Plus dari Kompas Gramedia Group

10 Responses to Happy Birthday MOTOR Plus

  1. bg ool ghadoel mengatakan:

    H B D y buat motor plus,,,sukses selalu and bisa tetp jaya,,,, brikan berita”yg tajam menarik tuk selalu berikan ulasan tentang modifikasi motor….

  2. gt mengatakan:

    13 tahun artinya tahun dimana sudah mulai meninggalkan dunia anak dan akan masuk ke dunia remaja, Dinamis, menunjukan jati diri, bebas, merdeka, tidak mau didikte.
    Selamat ultah bro sukses selalu

  3. Ping-balik: Selamat Ulang Tahun Ke 13 Untuk MOTOR PLUS « BlogBIKERS.com – Indonesian Motorcycle Blog

  4. miftahurrohman mengatakan:

    MAaf telat.. HBD Em Plus.. semoga sukses selalu.. Amiin.

  5. masTer Samidi O_O mengatakan:

    Masih inget M+ edisi perdana…klo ga salah covernya ayam jago wheelie pa ya…jago warna biru…Cepotnya pake baju corak macan klo ga salah…wkwkwkwkwk…
    sayang, udah gatau dimana tuh edisi😦 ampe sekarang ane masih langganan loohhhh…..:mrgreen:
    Sukses selalu buat M+ ya….pionir tabloid n majalah khusus motor di Indonesia…

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: