Honda dan Yamaha ‘Beli’ Mesin Jadi?

Antara Honda dan Yamaha, kalau diamati seperti beli mesin jadi untuk dipakai di motor-motor lokal. Namun dari pihak manakah beli mesin jadinya, belum ada yang tahu. Dan ini hanya guyonan. Atau apakah antara Yamaha dan Honda saling contek?

Yuk kita amati diameter x stroke dari motor-motor yang diluncurkan Astra Honda Motor dan Yamaha Indonesia Motor. Mesin Yamaha Nouvo sampai Mio Soul mengusung diameter x stroke piston yaitu 50 x 57,9 mm. Bahkan sampai generasi Xeon dan Mio J, mengusung stroke yang sama. Termasuk di Vega ZR dan New Jupiter-Z, strokenya  yaitu 57,9 mm.

Kemudian stroke 57,9 mm juga muncul di Honda Karisma sampai Supra X125 karburator dan injeksi. Bahkan dipakai juga di mesin Honda PCX dan Vario PGM-FI 125 cc. Sepertinya stroke 57,9 mm dianggap sebagai angka keramat yang membuat mesin 110-125 cc jadi efisien.

Saya sebagai pengamat, hanya melontarkan guyonan. Semoga Honda dan Yamaha saling sportif mengembangkan mesin dengan stroke 57,9 mm ini. Kalau mesin mereka efisien dan bertenaga, konsumen yang diuntungkan.

Namun siapa yang menyontek, hanya tuhan yang tahu. Sebab tidak bisa juga kita melihat dari motor yang meluncur duluan di pasar. Bisa saja mesin dirancang duluan pabrik A dan B duluan yang melaunching unitnya.

Diameter x stroke sama juga diusung Suzuki dan TVS. Suzuki Shogun 110 sampai Smash menggunakan stroke 48,8 mm. Kemudian tiba-tiba muncul di TVS dengan stroke 48,8 mm juga. He he he he…

Perihal aongmotorplus
Saya reporter di media motor, tepatnya MOTOR Plus dari Kompas Gramedia Group

4 Responses to Honda dan Yamaha ‘Beli’ Mesin Jadi?

  1. agus hari gunawan mengatakan:

    tpi klo roller rocker arm siapa yg nyontek hayoo bro,?…,padahal inilah teknologi yg signifikan meningkatkan power tanpa meperboros bbm,krn minim gesekan,bahkan bebek yg merajai balap ip dan mp taun2 lalupun sebelum keluar generasi terbarunya yg dah roller juga aplikasi roller dari merek kompetitornya,merek apakah itu?

  2. an2ibnu mengatakan:

    IMHO.Bisa jadi.Kek mesin Hp China gituh!!!Dari china sono kan sama pake MTK.Nyampe kita yang membedakan socket sama kesing.
    Yah gak jau kale dengan mongtor.Temlar mungkin sebagai pembeda ajah.Hehehe.

  3. anharvictor mengatakan:

    sip2 sangat cerdas kang?

  4. Dooel mengatakan:

    Bisa aja kan mereka bersatu untuk mengembangkan basis yğ sama tp tentunya dengan beberapa perbedaan,misalnya gigi primer-sekunder ataupun rasio..
    Jadi kita lihat saja perkembangannya dari masing2 pabrikan dengan tanggapan dr konsumennya sendiri. CMIW

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: