Lubang Intake BRT

Ini adalah potongan dari head Honda Blade yg digeber Rey Ratukore dari BRT. Posisi lubang diluruskan agar aliran gas bakar sesuai dgn cfm yg diinginkan.
Bisa dianalisa, posisi lubang digeser ke depan dekat tutup klep. Agar posisinya lebih lurus dan tidak berkelok.
Pihak BRT memotong head ini bukan sekadar untuk mengamati kelurusan lubang isap. Tapi untuk dianalisa semua bagiannya. Termasuk analisa posisi sitting dan bos klep.
Kalau semua sudah ideal, akan diproduksi massal.
BRT bisa membuat aliran gas bakar bisa sama untuk head produk massalnya. Karena diukur menggunakan flowbench.
Mekanik tinggal pasang, tidak perlu korek lubang porting. Tinggal siapkan kem dan pengapian yg pas.
Menurut Tomy Huang bos BRT, head bikininan dia sudah banyak sekali dipakai tim papan atas.
Bahkan kalau di Malaysia balap seperti OMR head BRT. Walaupun mekanik yg membuat beda-beda. Itu Pak Tomy yg bilang.
Kembali lagi ngomongin porting, cara ini sudah ditulis MOTOR Plus lama sekali. Bahkan dibikin buku Korek Skubek.

Perihal aongmotorplus
Saya reporter di media motor, tepatnya MOTOR Plus dari Kompas Gramedia Group

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: